Kuroneko to Majo no Kyoushitsu Episode 22
Episode 22 tv

Kuroneko to Majo no Kyoushitsu /
Posted by bakayaro /
1 minggu yang lalu
- ApolloHydraxExpandTurn on LightBagikanKomentar4 Dilihat
Tips :
- Player Streaming bermasalah / buffering terus? Silahkan Klik di Sini untuk baca artikel cara gantinya.
- Cara Download Anime di AstronimeID.
- Link Rusak / Tidak bisa di play? silahkan Kirim Pesan langsung di Astrochat / Discord.
- Klik disini untuk mengatasi kendala yang mungkin kamu alami.

6.75 / 24,651
Kuroneko to Majo no Kyoushitsu
TrailerSinopsis
Akademi Kerajaan Diana adalah sekolah bergengsi yang menerima siswa-siswa dengan kemampuan sihir yang mumpuni. Setelah lulus, para siswa ini biasanya menduduki posisi teratas di bidangnya masing-masing atau bekerja untuk keluarga kerajaan. Spica Virgo bermimpi untuk belajar di akademi tersebut, dengan tujuan menjadi penyihir papan atas seperti idolanya, Claude Sirius. Claude adalah penyihir terkenal di seluruh dunia yang menjadi instruktur termuda di institusi tersebut, namun menghilang secara misterius tak lama setelahnya.
Karena kurangnya pengalaman dan koneksi yang diperlukan untuk masuk, Spica merasa tidak mampu membuat kemajuan berarti dalam latihannya. Namun, suatu hari, ia bertemu dengan seekor kucing hitam yang bisa bicara dan memiliki kemampuan sihir. Berharap dapat mengubah situasi menjadi lebih baik, ia memohon kepada hewan itu untuk menerimanya sebagai murid dan mengajarkannya sihir yang dibutuhkan untuk masuk ke akademi. Kucing itu menerima tawaran tersebut dengan satu syarat—ia harus menemukan cara untuk membatalkan kutukan kucing yang menimpanya. Meskipun tantangan berat menanti di depannya, Spica bertekad untuk membuktikan dirinya sebagai murid yang layak menerima bimbingan kucing tersebut.
Karena kurangnya pengalaman dan koneksi yang diperlukan untuk masuk, Spica merasa tidak mampu membuat kemajuan berarti dalam latihannya. Namun, suatu hari, ia bertemu dengan seekor kucing hitam yang bisa bicara dan memiliki kemampuan sihir. Berharap dapat mengubah situasi menjadi lebih baik, ia memohon kepada hewan itu untuk menerimanya sebagai murid dan mengajarkannya sihir yang dibutuhkan untuk masuk ke akademi. Kucing itu menerima tawaran tersebut dengan satu syarat—ia harus menemukan cara untuk membatalkan kutukan kucing yang menimpanya. Meskipun tantangan berat menanti di depannya, Spica bertekad untuk membuktikan dirinya sebagai murid yang layak menerima bimbingan kucing tersebut.
